Senin, 20 Agustus 2012

Apakah anda termasuk terhambat sukses ??


Apakah anda termasuk orang yang memiliki hambatan untuk sukses?

Sebetulnya banyak orang yang memiliki hambatan sukes.

Namun seringkali penghambat ini tidak anda sadari.

Jadi orang dengan kriteria seperti apakah yang disebut sebagai orang yang memiliki hambatan untuk sukses ?

Satu contoh, pada saat sekolah atau kuliah dulu, pernahkah anda diberi tugas dengan waktu satu minggu untuk menyelesaikan dan mengembalikan tugas tersebut?

Apa yang kemudian anda lakukan? Apakah pada hari yang sama anda menerima tugas tersebut, pada sore hari nya anda langsung mengerjakan tugas tersebut?

Sebagian besar orang akan menjawab tidak, dan sebagian besar orang tersebut akan menyelesaikan H-1 hari sebelum mengumpulkan tugas, tentu anda kenal dengan istilah SKS atau Sistem Kebut Semalam bukan?

Atau mungkin contoh di dunia kerja, anda dijadwalkan presentasi minggu depan, kasus yang sama bisa jadi terulang lagi, dengan berbagai alasan tentunya, anda sibuk menjawab telp client, anda sibuk janji makan siang dengan si anu, anda sibuk mengerjakan tugas anda yang lain dimana seharusnya anda bisa mengerjakan presentasi tersebut jauh hari sebelum deadline.

Seringkali berbagai alasan untuk menunda pekerjaan, atau pikiran bahwa pekerjaan tersebut bisa dikerjakan nanti saja menjadi sumber masalah untuk anda.

Masalah-masalah inilah yang kemudian menghambat sukses anda.

Tentu menghambat, karena pekerjaan yang dilakukan mendadak, dikejar deadline dan persiapan yang hanya sebentar, apakah mungkin untuk memberikan hasil yang maksimal dari anda?

Inilah yang kemudian membedakan hasil antara orang yang disebut sukses dan orang yang disebut belum sukses.

Saya sebut ‘belum’ sukses bukan ‘tidak’ sukses karena orang yang belum sukses ini juga bisa menjadi sukses dengan mempelajari faktor penghambat sukses dan faktor pendukung sukses.


Apakah faktor pendukung sukses dan faktor penghambat sukses itu?

Sebelum saya jawab, faktor pendukung dan penghambat ini berlaku untuk sukses dimana saja, dalam bisnis, bisnis online, bisnis waralaba, bisnis internet dan sebagainya.

Untuk bisnis saya ambil cerita dari Warren Buffett, apakah anda setuju untuk bisa menyebut Warren Buffet sebagai orang sukses?

Kalau anda masih menyebut orang selevel Warren Buffet yang bisa memberikan sumbangan senilai 300 triliun rupiah pada tahun 2006 lalu sebagai orang yang belum sukses, mungkin anda punya kriteria sukses yang lain ? J

Tapi coba kita lihat untuk orang yang tahun 2008 memiliki kekayaan sebesar 62 Milliar Dollar ini, pada umur 11 tahun dia menjadi loper Koran, sambil menjadi loper Koran dia juga mencari bola golf ‘nyasar’ di lapangan golf untuk kemudian dijual lagi.

Umur 14 tahun dia sudah bisa membeli tanah untuk kemudian disewakannya.
Kemudian dia menghabiskan waktu berhari-hari untuk mempelajari saham yang kemudian mengantarnya menjadi multi-billionaire seperti sekarang.

Saya tebalkan kata ‘berhari-hari’ untuk sedikit menggambarkan betapa setidaknya Warren Buffet bekerja/belajar 18 jam setiap hari minimal untuk akhirnya bisa menjadi master dibidang saham dan investor dan menjadi kaya seperti sekarang.

Untuk ini bukan 18 jam sehari yang saya titik beratkan, namun pada satu hal, ‘mau’ melakukan sesuatu yang kelihatan berat untuk bisa menjadi sukses.

Mba Merry Riana juga melakukan hal yang sama pada awal karirnya, dia ‘mau’ bekerja minimal 14 jam sehari untuk mencari client-client awalnya, tidak akan pulang sebelum presentasi ke minimal 8 orang setiap hari.

Kemudian untuk para model (suit..suit..) mengapa mereka bisa sukses diet dan ‘mau’ sampai puasa makan hanya 2 – 3 sendok, menghindari es krim dan coklat yang lezat, menghindari makan steak daging tebal yang enak (hmm yummy), hanya untuk tetap kurus, singset dan langsing seperti layaknya model.

Sementara di pihak lain ada orang yang berpikiran, ah repot sekali untuk kaya, harus kerja keras banting tulang 14 jam sehari, begini saja aku sudah cukup, bisa makan bisa tidur dan tabungan secukupnya.

Ah, kerajinan amat mengerjakan sekarang, toh gaji juga segitu-segitu saja.
Jadi, apa rahasia dari mereka yang sukses dan kaya raya tersebut?

Mengapa mereka ‘mau’ melakukan pekerjaan yang dianggap orang lain berat ?
Seperti bekerja sampai 14 – 18 jam sehari ?

Diet ketat untuk langsing ?

Sedangkan ada juga orang lain yang ‘tidak mau’ melakukan usaha yang berat-berat atau repot tersebut ?

Padahal orang-orang ini tahu untuk bisa kaya paling tidak harus bekerja paling tidak lebih dari biasanya, untuk bisa langsing harus diet, untuk bisa naik gaji paling tidak harus menyelesaikan pekerjaan dengan maksimal dan mendapat nilai performance yang outstanding.

Tetapi mengapa orang-orang ini ‘tidak mau’ ?

Temukan jawabannya di…













Dengan menguasai Faktor pendukung dan Faktor penghambat SUKSES ini anda akan bisa membuat diri anda ‘mau’ menjadi SUKSES

Anda akan bisa menghindari hal-hal yang menghambat anda SUKSES

Anda akan bisa mengontrol hidup anda untuk mengarahkan diri anda menjadi SUKSES

Dapatkan di Ebook



Action sekarang untuk SUKSES sekarang dan seterusnya.

Sampai lain waktu.


Thank you
Salam Sukses
Ase