Betul, makna yang anda berikan pada suatu kondisi atau keadaan menjadi penentu sukses anda, bahkan bisa menentukan takdir anda.
Ketika anda ingin menurunkan berat badan, apa yang anda harus lakukan ?
Salah satunya tentu 'diet'.
Tapi apa Makna yang ada dalam pikiran anda ketika memikirkan mengenai 'diet' ?
Makna nya untuk anda adalah :
- aduh susah harus tahan lapar
- aduh nanti ga bisa makan enak lagi dong
- aduh susah ga ada makanan diet yang enak
- aduh ga enak banget ngurangin makan
atau
Makna nya untuk anda adalah :
- diet itu menyenangkan lho bisa kurus dan langsing
- diet itu menyehatkan
- diet itu tetap bisa makan enak kok asal tahu caranya
- diet itu kalau berhasil maka saya menjadi salah sedikit orang yang
sukses dalam diet, bangga lho
Mana Makna yang lebih kuat dalam pikiran anda?
Makna yang lebih kuat ini kemudian akan menjadi penentu bagi anda untuk 'mau' menjalankan 'diet' atau tidak.
Makna yang lebih kuat ini akan menentukan takdir anda jadi kurus atau tetap seperti sekarang :)
Untuk merokok :
Ini kutipan dalam ebook
.............
............
Makna yang kemudian anda jadikan kepercayaan dan
kebiasaan : Merokok melancarkan berpikir, saya tidak bisa berpikir kalau tidak
merokok.
Anda terus mengulang kalimat ini, tentu kemudian
anda menjadi sangat terbiasa, pikiran anda menjadikan ini sebagai program.
Kalau sudah tertanam lama, lebih dari
setahun dua tahun, anda menjadi sangat-sangat terbiasa, ‘tidak bisa berpikir kalau tidak merokok’
Anda menjadi susah lepas dari kebiasaan merokok.
Padahal……
Coba kita kembali telaah kejadian saat anda dapat
ide : “Pernah ada suatu kejadian dimana
anda sedang pusing, kemudian anda merokok, hisap dalam-dalam, hembuskan
dalam-dalam, kemudian anda jadi rilex, rilex dan…. Kemudian anda dapat ide.”
Pernahkah anda berpikir, kondisi saat dapat ide
tersebut adalah saat anda ‘menghisap
napas dalam dan menghembuskan napas dalam-dalam, anda ulang-ulang cara bernapas
ini, anda akan rilex dengan sendirinya’
Survey Psikolog International sudah membuktikan,
saat stress anda tidak bisa berpikir jernih, saat rilex anda bisa berpikir
dengan jernih dan bisa melihat segala sesuatu lebih jelas.
Jadi pernahkah anda berpikir, sebenarnya bukan rokoknya yang membuat anda rilex,
bukan rokoknya yang membuat anda
menjadi punya ide, tapi kondisi tarik napas dan hembus napas pelan dan panjang
yang membuat anda rilex.
............
.............
Jadi Makna akan menentukan apakah diri anda 'mau' melakukan sesuatu atau tidak mau melakukan sesuatu karena Makna yang anda berikan adalah Makna yang buruk.
Apakah anda mau menguasai Makna untuk menentukan takdir sukses anda?
Makna ini seringkali kita terima secara tidak sadar. Seperti contoh merokok diatas. Padahal Makna tersebut belum tentu benar.
Maka untuk menentukan sukses anda, diperlukan untuk menguasai Makna yang anda berikan pada suatu kondisi.
Makna ini bisa dikendalikan.
Pelajari caranya di
ebook : Makna Menentukan Takdir dan Sukses anda




